Tonggak Baru Kegembalaan: Serah Terima Jabatan Pastoral Paroki St. Franciscus Xaverius Kebon Dalem Semarang


KEBON DALEM – Umat Paroki St. Franciscus Xaverius Kebon Dalem Semarang mengikuti *Perayaan Ekaristi dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pastoral Paroki* pada *Senin, 27 Juli 2026 pukul 18.00 WIB* di Gereja St. Franciscus Xaverius Kebon Dalem Semarang. Perayaan yang dihadiri 331 umat ini menjadi momen penting dalam perjalanan hidup menggereja karena menandai peralihan kepemimpinan pastoral dari pastor paroki lama kepada pastor paroki yang baru.
Perayaan Ekaristi dipersembahkan secara konselebrasi dengan *Sekretaris Keuskupan Agung Semarang, Romo Martin Mariosa Kleruk, MSF* sebagai selebran utama, didampingi oleh *Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr* dan *Romo Stephanus Koko Pujiwahyulistyono, Pr* sebagai konselebran.
Misa Serah Terima Jabatan Pastoral Paroki merupakan perayaan Ekaristi khusus yang menandai peralihan kepemimpinan dan tugas kegembalaan dari pastor paroki yang lama kepada pastor paroki yang baru. Melalui perayaan ini, Gereja menegaskan bahwa pelayanan pastoral merupakan sebuah perutusan yang terus berlanjut demi menghadirkan karya keselamatan Kristus bagi umat.
Perayaan diawali dengan perarakan petugas liturgi. Setelah salam pembuka, Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr mempersilakan Romo Martin Mariosa Kleruk, MSF untuk memimpin Perayaan Ekaristi dalam rangka Serah Terima Jabatan Pastoral Paroki St. Franciscus Xaverius Kebon Dalem. Selanjutnya, seluruh rangkaian liturgi dipimpin oleh Romo Martin, sementara Bacaan Injil dibawakan oleh Romo Stephanus Koko Pujiwahyulistyono, Pr.
Dalam homilinya, Romo Martin menegaskan bahwa perpindahan imam hendaknya dipahami sebagai proses yang dijalani dalam doa serta ditempatkan dalam kerangka pelayanan Gereja yang universal. Pengutusan seorang imam merupakan konsekuensi dari tahbisan, yaitu kesiapan untuk diikat dan diutus ke mana pun Gereja membutuhkan, meskipun tempat pelayanan tersebut mungkin tidak sesuai dengan keinginan pribadi. Imamat, menurut beliau, adalah bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, bukan ruang untuk memilih tempat pelayanan berdasarkan kenyamanan.
Romo Martin juga menyampaikan apresiasi kepada Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr dan Romo Stephanus Koko Pujiwahyulistyono, Pr yang menerima perpindahan tugas dengan wajah cerah serta semangat melayani. Menurut beliau, perpindahan ini bukanlah tanpa tujuan, melainkan membawa tugas nyata untuk menghadirkan kehidupan, keselamatan, sukacita, dan damai sejahtera di tengah umat Allah.
Lebih lanjut, Romo Martin mengibaratkan kehadiran seorang imam seperti benih sesawi yang kecil namun mampu bertumbuh menjadi pohon besar yang menaungi banyak orang. Demikian pula, pelayanan seorang imam diharapkan menaburkan benih-benih sukacita, damai, persaudaraan, dan kerukunan yang akan terus berkembang. Benih-benih pelayanan yang telah ditanamkan Romo Yustinus di Paroki Kebon Dalem diharapkan terus bertumbuh bersama pelayanan Romo Stephanus Koko sebagai gembala baru. Umat pun diajak untuk senantiasa mendukung para imam melalui doa, kerja sama, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan menggereja agar Gereja terus bertumbuh dalam damai dan sukacita.
Usai homili, dilaksanakan prosesi Serah Terima Jabatan Pastoral yang berlangsung dengan khidmat, meliputi pembacaan Surat Keputusan pemberhentian Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr sebagai Pastor Paroki, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan Romo Stephanus Koko Pujiwahyulistyono, Pr sebagai Pastor Paroki yang baru. Selanjutnya, Romo Martin Mariosa Kleruk, MSF melantik Romo Stephanus Koko Pujiwahyulistyono, Pr, yang kemudian mengucapkan Pengakuan Iman. Prosesi diteruskan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pelayanan dan Pengakuan Iman, penyerahan Berita Acara dari Romo Yustinus kepada Romo Martin, serta penyerahan Berita Acara dari Romo Martin kepada Romo Stephanus Koko sebagai simbol resmi peralihan tanggung jawab pastoral.
Dalam Liturgi Ekaristi, persembahan diarak oleh seluruh anggota Dewan Pastoral Paroki Harian (DPPH) sebagai ungkapan syukur sekaligus wujud dukungan terhadap kepemimpinan pastoral yang baru.
Perayaan Ekaristi ditutup dengan berkat penutup dan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh imam serta para petugas liturgi dan pengurus paroki. Setelah itu, umat mengikuti acara ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan sukacita.
Melalui Perayaan Ekaristi Serah Terima Jabatan Pastoral ini, umat Paroki St. Franciscus Xaverius Kebon Dalem diajak untuk terus membangun semangat persatuan, mendukung karya pelayanan para imam, serta bersama-sama mewujudkan Gereja yang hidup, bertumbuh, dan menjadi tanda kasih Kristus bagi sesama.